HIMADIP Dorong Peningkatan Produktivitas Hortikultura melalui Kegiatan Transfer Teknologi
Samarinda — Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Transfer Teknologi untuk Peningkatan Produktivitas dan Nilai Tambah Komoditas Tanaman Hortikultura” dilaksanakan di Desa Muang Dalam, Kelurahan Lempake. Kegiatan ini diikuti oleh 48 peserta yang terdiri dari kelompok tani dan kelompok wanita tani yang selama ini aktif membudidayakan tanaman hortikultura, baik sayuran maupun buah-buahan.
Sejak awal kegiatan, peserta dilibatkan secara aktif. Sebelum pelatihan dimulai, tim pelaksana terlebih dahulu melakukan pemetaan pengetahuan awal peserta melalui pengisian kuesioner. Tahap ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman petani terkait penggunaan benih unggul, pemanfaatan pupuk bokashi dan Trichoderma, pengolahan hasil pertanian, pencatatan keuangan sederhana, serta praktik budidaya yang telah diterapkan.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan partisipatif yang berlangsung dalam suasana interaktif. Berbagai materi disampaikan, mulai dari edukasi penggunaan benih unggul, pengolahan hasil pertanian, pembuatan bokashi plus, hingga pembukuan sederhana usaha tani. Suasana pelatihan terasa hidup melalui sesi kuis dan diskusi, di mana peserta aktif bertanya, berbagi pengalaman, dan menanggapi materi yang disampaikan.
Tidak berhenti pada penyampaian materi, peserta juga diajak mengikuti demonstrasi dan praktik langsung. Pada sesi ini, peserta mempraktikkan pembuatan berbagai produk olahan berbasis komoditas lokal, seperti olahan singkong Thailand, klapertart singkong, saus sambal pepaya, dan selai pepaya. Selain itu, peserta juga mempraktikkan pembuatan bokashi plus sebagai alternatif pupuk organik yang ramah lingkungan.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan monitoring dan evaluasi untuk melihat sejauh mana materi dan teknologi yang diberikan mulai diterapkan oleh peserta dalam kegiatan pertanian sehari-hari. Hasil evaluasi ini juga menjadi bahan perbaikan untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian berikutnya agar semakin sesuai dengan kebutuhan petani di lapangan.
Melalui kegiatan ini, HIMADIP bersama Program Studi Doktor Ilmu Pertanian berharap program transfer teknologi yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata, khususnya dalam meningkatkan produktivitas dan nilai tambah komoditas hortikultura, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendampingi masyarakat secara berkelanjutan.
PKM Yoga